Bab Kependudukan

RANGKUMAN

BAB 11

“Kependudukan”

O

L

E

H

Kelompok 11

Nama                    :      AndiniNovela          (02)

GholibTamam F.    ( 21)

IlhamRomadhona  (26)

Kelas                          :       X-1

 

SMA NEGERI 01 BANGKALAN

JL.PemudaKaffa No. 10 – Bangkalan

TahunPelajaran 2011/2012

A.Membaca

MerangkumSeluruh Isi InformasidarisuatuTabeldan / atauGrafikkedalamBeberapaKalimatdenganMembacaMemindai

DalamKamusBesarBahasaIndonesia,tabeldapatdiartikansebagaiikhtisarsejumlahfaktainformasi yang biasanyahanyaberupanamadanbilangan yang tersusunsecarabersistemurutkebawahdalamlajurtertentudengangarispembatassehinggadapatdenganmudahdisimak.Grafikadalahlukisanpasangsurutsuatukeadaandengangarisataugambar .

Dalammembacatabel/grafikdapatmenggunakanteknikmembacacepat (Scanning).Berikuttahapan-tahapannya :

  1. Menentukan informasi yang akan dicari.
  2. Arahkan pandangan mata dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
  3. Carilah data pada tabel/grafik yang ingin dicari.
  4. Jika telah ditemukan,hentikan pandangan mata.
  5. Baca dan pahami data dengan saksama agar informasi dapat terserap.

Contohgrafikdantabel

 

B. Berbicara

Menghubungkan Isi PuisidenganRealitasAlam, SosialBudaya, danMasyarakatmelaluiDiskusi

 

 

Selainsebagaiungkapandanperasaan, puisijugamengungkapkanrefleksiataskeadaanlingkungandankehidupansehari-hari.Tidakjarang, puisijustrulebihterbukadanterang-teranganmengungkapkanlenyataanalam, sosialbudaya, politik, kemasyarakatan, pendidikan, dansebagainya.Puisimengandungprismatisme, konotasi yang perlukecermatandankehati-hatiandalammenafsirkannya agar tidakmelesetdarimaksudpenyair.

Mendiskusikanhubunganisipuisidenganrealitasalam, sosialbudaya, danmasyarakat

 

Salah satupenyair Indonesia yang banyakmenciptakanpuisisepertirealitasbudaya, sosialdan lain-lain adalah W.S. Rendra.Penyairsekaligusdramawanyanglahir di Solo, Jawatengah, inimenciptakanbanyakpuisi yang berisikepincangandanpermasalahandalammasyarakat

Salah satukumpulanpuisi yang membicarakankenyataan-kenyataan negative dalammasyarakatituadalahPotret Pembangunan dalamPuisi.Puisi yang terdapat di dalamnyadidapatdengancaraterlibatlangsung di dalammasyarakatkalanganbawah.

Perhatikansalahsatupuisinyaberikut!

Janganlahtuanseenaknyamemelukku

Kemanaarahnya, sudahcukupakutahu

Akubuaknahliilmumenduga,

tetapijelassudahkutahu

pelukaniniapaartinya …

Siallahpendidikan yang akuterima

Diajarakuberhitung, mengetik, bahasaasing,

kerapian, dantatacara.

Tetapilupadiajarkan:

biladipelukmajikandaribelakang

lalusikapkubagaimana!

Janganlahtuanseenaknyamemelukku.

Sedangkanpacarkutakberanisedangkanitu.

Apakahtujuantuan, sudahcukupakutahu,

Ketikatuansikudadaku,

Sudahkutahuapaartinya …

Merekaajarkanakumembencidosa

Tetapilupamerekaajarkan

Bagaimanamencarikerja.

Merekaajarkanakugayahidup

Yang peralatannyatidakberasaldarilingkungan

Diajarkanakumembutuhkan

Peralatan yang dihasilkandarimajikan,

Dan dikuasaiparamajikan

Alat-alatrias, mesinpendingin,

Vitamin sintetis,tonikum,

Segalamacam soda, danijasahsekolah.

Pendidikanmembuatkuterikat

Padapasarmereka, pada modal mereka

Dan kini, setelahakudewasa,

Kemanalagiaku ‘kanlari,

Bilatidakkeduniamajikan?

Janganlahtuanseenaknyamemelukku

Akubukancendekiawan

Tetapiakucukuptahu

Semuakerja di mejaku

Akan kesanaarahnya.

Jangantuan, jangan!

Janganseenaknyamemelukkku.

Ah, Wah.

(Yoga, 10 Juli 1975)

(dikutipdariRendra, Potret Pembangunan DalamPuisi)

Hubungan Isi PuisidenganRealitasAlam, SosialBudaya, danMasyarakat

 

Menurutmuapakesimpulanperistiwasemacamitu ?Ya, ituadalahpelecehanseksualterhadap PRT (PekerjaRumahTangga).Apakahperistiwasemacaminiseringterjadi di masyarakatkita?Hinggasaatini, kitamasihseringmendengarperistiwasepertiitu.Itulah yang dimaksuddenganhubunganisipuisidengankenyataan di dalammasyarakat.Apa yang terjadidalammasyarakattergambardalampuisi.

Karangantersebutditulispada 10 juni 1975. Kita salutkepadaRendrakarenaiatelahmampumenangkapgejala-gejalasepertiitu yang terjadi di masyarakat. Yang cukupmemprihatinkan, sampaisekarang, peristiwasepertiitumasihbanyakterjadi.

C.MENULIS

MenulisKaranganBerdasarkanKehidupanDiriSendiridalamCerpen (Pelaku,PeristiwadanLatar)

Sastradapatberfungsirekreatifataumemberikanajaran moral kepadamanusia .Salah satubentukkaryasatraadalahcerpen.Menurut Edgar Allan Poe,sastrawandariAmerikaSerikat,cerpenadalahsebuahcerita yang selesai di bacadalamsekaliduduk,berkisarantarasetengahsampaiduajam.Terdapattigajeniscerpenyaitu :

  1. Cerpen yang pendek              ; panjangnya berkisar 500 sampai 750 kata.
  2. Cerpen sedang                       ; panjangnya 750 sampai 1000 kata.
  3. Cerpen panjang                      ; panjangnya minimal 1000 kata.

Berikuthal-hal yang pentingdalammenuliscerpen

  1. Cerpen dibaca dan di ceritakan dalam waktu singkat.
  2. Cerpen hendaknya konkret ,tidak bertele-tele,tajam,cepat,hidup,mengena dan menarik.
  3. Cerpen harus memberi kesan tuntas.
  4. Menggunakan bahasa konotatif,mengandung banyak tafsiran
  1. 1.                 Menentukan topik yang berhubungan dengan kehidupan diri sendiri untuk menulis cerpen

 

Hal-hal yang terkait dengan kehidupan diri sendiri dapat di jadikan topik/tema cerpen yang berupa pengalaman masa kecil,peristiwa paling menyedihkan,atau yang paling menyenangkan seperti cinta pertama dan pengalaman-pengalaman lainnya .

  1. 2.               Menulis pembuka cerpen

Dalambagianini,kitadituntutuntukseimajinasimungkinuntukmenciptakansebuahpembukacerpen yang menari. Hal tersebutdapat di mulaidarideskripsitempatmaupunmelaluideskripsi orang/suasana.

  1. 3.               Cara menulis tokoh yang hidup

Cara yang di tempuhuntukituadalahdenganmemberikan dialog antartokohnya.Cerpen yang enak di bacaadalah yang mengandung dialog antara 10 hingga 50 persen.Dialogmempunyai 4 fungsiyaitu :

  1. Untuk mengungkapkan tokoh
  2. Untuk menunjukkan emosi pembicara
  3. Untuk memberi alur
  4. Untuk memunculkan konflik.
  1. 4.               Cara menulis peristiwa menjadi alur yang hidup

Alurdapatdibuatmelaluijalinanwaktuatauhubungansebabakibat.Alur di awalidenganperkenalan,konflikdanpenyelesaian.Dariketigaunsurtesebutdapatmenentukanbagustidaknyasebuahcerpen.

Berdasarwaktunya,alur di bagimenjadi :

  1. Alur maju       : menceritakan peristiwa yang akan datang
  2. Alur mundur   : menceritakan peristiwa masa lalu
  3. Alur campuran           : menceritakan peritiwa masa lalu dan yang akan datang.

Berdasarhubunganantartokohnya,dibagimenjadi :

  1. Alur rapat       : peristiwa tokoh utama dan tambahan saling berhubungan
  2. Alur renggang            : peristiwa tokoh utama dan tambahan berjalan sendiri.
  1. 5.                Cara menulis latar

Deskripsilatarakansangatmenarikjikapenulisnyamengetahuiinformasi,menghayati,danmemilikikeahlianuntukmenggambarkannya.Latartakhanyaberupatempat,namundapatjugaberupasuasana,peristiwa,budaya,situasisosial, dan lain-lain.

  1. 6.               Contoh cerpen

Contohcerpendapat di jadikansumberreferensidalammenuliscerpen yang lain.Namun,cerpen yang akankitabuatharusbenar-benarasli/original dengantanpamenjiplakkarya orang lain.

  1. 7.                Menulis kerangka cerpen dengan memperhatikan kronologi waktu dan peristiwa

Dalamhalini,eratkaitannyadenganalursehinggadarialurtersebutakantersusunrangkaianperistiwa yang tersusunsecarasistematis.Berisikaninti-intipokokcerpen.

  1. 8.               Mengembangkan kerangka karangan yang telah dibuat dalam bentuk cerpen (pelaku,peristiwa,latar,konflik) dengan memperhatikan diksi tanda baca dan ejaan

Setelahkerangkatelahselesaidibuatmakahendaknyakitamengembangkankreasi,imajinasidaninovasikitadalammengembangkankerangkatersebut agar menjadicerpen yang baikdanmenarik

Categories: Bahasa Indonesia | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: